Menu

Cinta ala Gusmul

08/04/2017 - Article Tentang Cinta
Cinta ala Gusmul

Cinta
Cinta… Cinta… dan Cinta…

CINTA menurut GusMul…

Salam Santun

“Saya bukan mencari wanita yg mencintaiku apa adanya, krn saya bukan pencari cinta yg seadanya. Saya ada dan dicintai karena saya “PANTAS” tuk dicintai… ”

“Bukan mencari yg pas/cocok, tetapi mencari yg bisa kujadikan pas/cocok… ‘

“Bukan mencari yg sempurna tetapi yg bisa kubuat sempurna… ”

“Bukan mencari dia yg idaman tetapi mencari yg pilihan… ”

“Yg akan menangisku disaatku tiada…”

“Menemukan surga sebelum surga sebelumnya…”

“Note:
Percayalah fokuskan ke caranya “caramu mencintainya” bukan cintanya “KEPANTASAN DIRI“, krn cinta itu dr Allah, dan kepantasan dlm mencintai adalah caranya menuju kesempurnaan dalam keabadian. ”
“Ibarat kupu2, jangan kau kejar kupu2 itu kesana kemari dgn membabibuta… ”

“Karena akan merusak taman bunga yg indah yg kau injak saat mengejarnya… ”

“Cukuplah engkau lihat kupu2 itu saat dia hinggap d bunga itu…. ”

“Karena sejatinya cinta itu hanya mampu dirasakan keindahannya dgn hati.
senyawa hati

“Sepenggal Kisah:

Pada suatu hari, Umar bin Khatab bertanya kepada gurunya: “Apakah cinta sejati itu?”

Sang guru menjawab : “Berjalanlah lurus di taman bunga yang luas, petiklah satu bunga yang terindah menurutmu & jangan pernah berbalik kebelakang.”

Kemudian Umar melaksanakannya & kembali lagi dengan tangan hampa.
Gurunya bertanya, “Lho, mana bunganya?” tanya yang guru.

Umar menjawab, “Aku tak bisa mendapatkannya guru, sebenarnya aku telah menemukannya, tapi aku berpikir lagi pasti ada yang lebih bagus didepan sana, dan ketika aku telah sampai diujung taman. Aku tersadar bahwa yang aku temui di awal tadi itulah yang terbaik! Tetapi aku tidak boleh menoleh kebelakang kembali, bukan?

Sang guru berkata, “Seperti itulah CINTA, semakin kita mencari yang terbaik, maka tidak akan pernah sekalipun kita menemukannya. Maka jangan pernah sia-siakan cinta yang pernah tumbuh di hati kita, karena waktu takkan pernah kembali”. ”

Salam Rahayu.