Menu

Gus Mul

19/03/2017 - Article Tentang Gusmul
Gus Mul

Goes Mulya : Berbagi manfaat dalam keberkahan aliran banyu mili (Pendamping Spiritual, Supranatural dan Metaphisika)

Assalamu’alaikumWrWb
“Banyak orang yang melebihi Saya”
Bahwa kita punya kelebihan ilmu dan pengetahuan, manusia punya bisa Allahlah yang kuasa, artinya manusia yang mengaku merasa punya ilmu dan pengetahuan, inget bahwa semua itu kuasa Allah, maka janganlah Adigang Adigung Adiguna, orang bilang ‘aja dumeh’ istilah langit itu tempatnya diatas/tinggi
‘tapi diatas langit masih ada langit’
semoga kita bisa menyadari akan semua itu. Terutama buat kami sendiri, buat para ahli, tokoh dan juga pemuka….. Salam rahayu selalu.

Nb:”sekarang banyak orang pintar nulis, pintar baca, pintar ndongeng, tapi prakteknya NOL” semoga kita tidak begitu. Amin…

Dan…
“Kami siap membantu Anda- asal tidak melanggar Hukum Negara dan Norma Agama”
Anda ada masalah..? datanglah ke tempat kami…!

Alhamdulillah, Insya’Allah siap Melayani……..!!!

 

Biografi :

Gus Mul – begitu biasa pria ini disapa, Lelaki muda yang selalu berpenampilan rapi dan sederhana ini oleh mereka yang selalu mengakrabinya, terutama para pasiennya sudah sangat familiar, gaya bicaranya yang ceplas ceplos dan apa adanya membuat lawan bicara menjadi lebih cepat akrab, tidak memandang jabatan dan kedudukannya, sehingga siapa saja yang berhubungan dengannya tidak merasa canggung.

Lewat sentuhan tangan dingin Goes Mulya, banyak pasien yang ditanganinya berhasil untuk mencapai tujuan dan hajatnya. Banyak pasien dengan masalah apapun mampu ditanganinya sehingga banyak yang mencarinya. Mulai dari sekitaran Jakarta hingga ke pelosok daerah dan bahkan luar negri (malaysia, singapore dll).

Goes Mulya Terlahir dari keluarga yang bersahaja di kota kecil di jawa timur “Blitar” yg terkenal akan tanahnya orang kasepuhan, tokoh dan keramat, bahkan Bung Karno sampai-sampai dimakamkan disana, jadi jangan heran jika berkunjung dikediaman beliau (Goesmul) terdapat pusaka Bung Karno (tongkat komando) dan mustika pegangan Bung Karno bahkan MD-nya Bung Karno. Beliau belajar dari Kakek-Nenek yg turun temurun diajarkan oleh Kakek buyut Eyank Margono dan Eyank Doro Jayeng, mereka berdua merupakan Kasepuhan leluhur di jawa timur “Tokoh Kesdik”. Dengan lelaku Cahyaning Ruh yg sangat panjang dan penuh tempaan dari kelas tiga SD, Goes Mulya sudah bertapa di padaringan gua senggul, ditambah dalam dirinya mengalir darah keturunan langsung dari Kakek dengan Nama Marto Diningrat yang merupakan Keturunan dari Pakubuwono IX, lelaku lebur macak rakyat “Dari Ibu” dan “dari Ayah” mengalir darah Keturunan Majapahit, yg ilmu spiritual kebatinannya dialirkan langsung dari Nenek – Kakek yg tersohor diwilayah Jawa timur yang makamnya sekarang menjadi salah satu sarehan yang di “uri-uri” oleh penduduk setempat.

Perjalanan spiritual Goes Mulya sangat panjang. Singkat cerita, dengan dibekali ilmu spiritual dan methafisika dari kakek itulah sejak SMA Goes Mulya melalang buana berguru di pondokan-pondokan, kyai – kyai di jawatimur – jawatengah, Dukun santet, petapa, Romo / pendeta, untuk mencari yg katanya Allah itu damai, tapi yg didapat hanyalah berkarung – karung ilmu yang menggunung tanpa ada kepuasan, pada akhirnya beliau menyadari “lumintu” bahwa “Mengalirkan apa yang sudah ditampung dan didapatkan kepada sesama dan alam sekitar” merupakan hal yang selama ini dicarinya… terciptalah “aliran banyu mili”. saatnya mengalirkan apa yg sudah dipelajari Dan berlabuh perjalan ngaji alamnya di Demak, dibawah bimbingan langsung dari Kyai Kesdik di Demak, beliau berkembang menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi alam sekitar dan sesama, salah satunya dengan menularkan keilmuan yang sudah didapat dan membuka praktek Supranatural dan Metafisika.

Maka berbahagialah, beruntunglah yg bertemu dengan Goes Mulya dan ditanganinya… Bagai dahaga yg terentaskan dengan kesejukan ilmu yg menyeluruh “praktisi supranatural / Dukun/ paranormal” sekarang jadi pendamping spiritual, “dahulu”contoh kecil hasil ngaji Goes Mulya ilmu ghoib terutama ilmu Hikmah Illahiah (memanggil, mengisi dan awujud dzat), bahkan dari semasa SD beliau sudah banyak dimintai tolong, disuruh mencari anak hilang, benda hilang bahkan pawang hujan, berbekal ilmu terawangannya yg dimilikinya, dan setelah beranjak SMP mulai banyak dimintai tolong yang hal dari lingkup kecil seperti: keluarga, sanak saudara, teman-teman, teman-teman orang tua beliau. Masalah yang biasanya diselesaikan seputaran keharmonisan rumah tangga (anak lupa orangtua, suami bermasalah), pelarisan dagang, kerejekian, kepangkatan, dan pengasihan.

Praktisi tapi insinyur – Insinyur kok ke ranah spiritual kebatinan, ini yg terkadang bikin orang geleng-geleng kepala, insinyur bukan sembarangan, lulusan sarjana teknik elektro brawijaya – system control “praktisi yg intelek” bisa dibilang, ndak udah panjang lebar penjabarannya, dengan sikap yg mengedepankan santun dan merangkul maka jangan heran jika pasien yang datang dari berbagai kalangan, bahkan artis, pengusaha dan pejabat sering berkunjung di persinggahan beliau bahkan luar negri. Silahkan anda datang dan buktikan sendiri.

Meski terkesan serampangan, ceplas ceplos, namun beliau selalu bertindak dan mengedepankan profesionalitas, mengedepankan kepuasan pasien dengan penuh tanggung jawab, tidak setengah-setengah, apalagi sekedar “ngecap” Akhir kata “Wasalam”

Cipto, Rahso lan Karso

Salam Rahayu,