Menu

Janda

08/04/2017 - Article Tentang Keluarga
Janda

#Janda
#WanitaTangguhJatuhKrnPerceraian
#DanBangkitKembali

Mencoba memahami dri sisi yg berbeda dan menyeluruh…

Bismillah…
Smoga ini menjadi cerminan baik bagi kita semua…

Demi Masa,
Yg konon katanya disini adalah Negri yg beradab dimana perceraian yg menjadikan seorang berstatus janda adalah hal yg tabu… Tapi knapa sekarang banyak yg berstatus janda… Dan bangga… Why…

#CeritaTentangJanda

Dahulu kala ada seorang gadis dan laki2 berpacaran dan membuat komitmen untuk menikah. Sampailah pada waktunya kedua pasangan itu berjanji melalui ijab kabul di depan wali, saksi, dan penghulu, MENIKAH !!

Pasangan itu di awal pernikahan begitu bahagia dan punya momongan 1 bocah yg lucu. Trus karena si istri ini sibuk ngurus anak, rumah, suami sehingga lupa akan bentuk fisik nya sendiri. Badan melar, kulit kusam, dan (maaf) bagian bawah ikutan melar. Tiap suami pulang ke rumah melihat pemandangan si istri udh ga cantik lagi dan si istri jg sering kecapean saat diminta hubungan pasutri. Hal itulah membuat kehidupan pernikahan mereka agak garing.

Akhirnya si suami kepincut perempuan lain di luaran istilah kata kasarnya selingkuh bin mainserong (Ngrusak Pager Ayu). Lama kelamaan si istri curiga lantaran si suami udh berubah, dan akhirnya ketauan juga.

Istri gak terima dan minta cerai…dan di iya in sama si suami. Dan terjadilah proses sidang cerai. Tok tok tok…hakim menyatakan terjadi perceraian di antara mereka, berubahlah status mereka menjadi janda dan duda.

Setelah menyandang status janda si mantan istri mulai fokus kerja, urus anak dan segenap kesibukan olahraga nurunin berat badan, rajin perawatan kulit. Akhirnya kecantikan si janda ini seperti perawan yg menawan. Posting di medsos bertema “HEY MANTAN…MAAFIN AKU YG DULU YA..”

Banyak para pemuda duda atau pun perjaka berusaha mendekati si janda entah itu modus pengen ngerasain tubuhnya maupun pria modus pengen nambah istri.
Si janda pun tebar pesona di semua medsos pengen nyari laki lagi biar ga kesepian. Ramelah medsos dia tak satu pun yg nyantol karena kriteria dia yg kelebihan atau banyak yg diskualifikasi.

Pertanyaannya:

Kenapa gak dari dulu si janda ini ngelakuin mempercantik diri untuk mantan suaminya? Atau kenapa suatu kesibukan si suami istri justru menghilangkan kebahagian dan tujuan pernikahan mereka?

#PemikiranUmumSeorangJanda

Cinta dan Kesungguhan

Cantik…
Sexy…
Bahenol…
Tidak jaminan tuk bahagia…..

Cantik dan sexy belum tentu bahagia…
Kecantikan tidak menjamin seorang gadis hidup bahagia…
Kecantikan hanyalah karena kebetulan aja cantik…
Kecantikan adalah modal dan titipanNya…
Malahan istri2 orang yg sukses dan agung malah biasa2 aja… Jauh dgn kata cantik…contoh habibi

Kemolekan tubuh (bahenol) dan keindahan paras bagaikan duamata pisau… Bisa jadi anugrah yg penuh keberkahan… Bisa jadi kutukan ladang kemaksiatan dan dosa…

Kutukan atau keberkahan bukan dilihat dari kecantikan…

Karena dari kacamata pembisnis sukses beneran (dlm artian bukan koruptor ato maling) kecantikan adalah aset yg merugi… Kecantikan hanyalah investasi yg mengerikan… Menjadi tua dan tak bernilai…

Makanya banyak sekarang para wanita single bahkan janda mempertontonkan promo kecantikan dan keseksiannya… Tapi apa yg didapat… Dari sekian yg mendekatinya tidak ada satupun masuk dalam kriterianya… Karena khan agung(laki2 penuh kegemilangan) tak berpengaruh akan itu…

Ketahuilah para wanita cantik… Lelaki pencari jodoh dengan dasar kecantikan dan keseksian tak akan bisa membuatmu bahagia dunia dan akherat… Tak pernah kau dapatkan kesejatian cinta dari laki2 yg mencari cinta karena kecantikan dan keseksian… (Itu hanyalah seonggok angan2 sampah saat si cantik berharap cinta dan kebahagiaan dengan menebarkan pesona kecantikan dan keseksianmu) karena laki2 pujaan Tuhan tidak melihat itu… Tak bisakah ngkau tidak menyesal di hari tuamu mengais bekas2 penyesalan dan semua sudah DONE!!! Sudah terjadi dan kau lewatkan begitu saja… OWNING!!!

Bukan itu yg Ku lihat…. Apapun kecantikanmu keseksianmu hanyalah sensasi sesaat sebelum aku melakukannya… Padahal setelah itu cuman 15 menit bercinta crot sudah begitu saja… Sensasi sebelum itu terjadi… Layaknya sebuah pesta… Sangat sungguh mengasikan dan sangat menyenangkan begitu meriahnya mempersiapkan sebuah pesta… Daripada pestanya itu sendiri…

Sadarilah sahabatku… Nafsu memang ada dan menjadi bawaan dr lahir… Tak bisa dihilangkan… Tak kupungkiri aku jg greng saat melihat itunya… Tapi ada saudara yg lain selain nafsu… Nalar dan cinta kasih(hati) sekarang apa yg kau cari… Bisakah sebuah kebijakanmu menyatukan tiga saudara yg telah dititipkan menjadi anugrah yg saling berterkaitan atau menjadi kutukan berbias kesengsaraan hatimu dan orang terkasihmu…

#IbuRumahTangga

KETAHUILAH PARA LAKI2…

Jadi ibu Rumahtangga itu g semudah yg dibayangkan…
Bukannya dia g bisa perawatan kecantikan…
Opo mbok kiro iki lenong… Hehe…

REALITA IBU-IBU INDONESIA

1. Bangun sepagi apapun tetap saja panik dan grasa-grusu, apalagi kalo punya anak kecil yg baru sekolah

2. Semua pekerjaan dapur bisa dihandle kecuali masang galon

3. Dituntut menguasai banyak bidang vital dalam kehidupan. Bisa jadi ekonom, akuntan, pebisnis, public relations, guru, ustadzah, masterchef, dll. Sementara suami cukup jadi teknisi dan sekali-sekali politikus

4. Harus senantiasa strong, gak boleh berlama-lama sakit. Sakit dua hari biasanya dipersingkat jadi sehari. Kebalikan dengan sebagian suami-suami yg kadang sakit sehari berpotensi mark-up jadi dua hari.

5. Ada tiga media sosial konvensional tempat emak-emak sharing informasi faktual, yaitu arisan, ruang tunggu jemputan anak di sekolah, dan tukang sayur

6. Ada dua hal yang mustahil dilakukan ketika punya anak usia 1 hingga 3 tahun, yaitu nonton bioskop dan menamatkan bacaan novel

7. Jarang menikmati liburan. Jika rekreasi bersama suami dan anak-anak, sebenarnya bukan rekreasi, tapi hanya memindahkan lokasi rumah ke tempat rekreasi

8. Diantara 100 resep masakan atau kue yang disave as, yg dipraktekin baru sekitar 10 persen

9. Salah satu sumber kegalauan tingkat dewa adalah ketika tupperware belum dibalikin tetangga

10. Salah satu sumber kebahagiaan sederhana adalah ketika melihat ada emak-emak lain yg lebih gemuk darinya

11. dan salah satu ironi adalah ketika program diet gak sejalan dengan porsi makan yg selalu dobel karena sisa makanan anak yg sayang dibuang

12. Jika beli suplemen diet, maka maksimal 50 persen dikonsumsi, 50 persennya dikoleksi. Dan pajangan.

13. Melihat baju anak di toko, harga 100 ribu, gak minat. Tapi ketika baju yg sama dengan harga yg sama, tinggal ditambahin tulisan diskon 50% dari harga 200 ribu, mendadak minat.

14. Mengganti terminologi “bagus” dengan kata “lucu” atau “unik” untuk meyakinkan suami pada suatu barang yg layak beli

15. Wanita lebih sering menggunakan hati ketimbang otak. Kebalikan dengan pria. Karenanya emak-emak lebih sering memecahkan masalah dengan spontan nangis, sementara suami lebih sering dengan spontan ngeles

16. Permasalahan rumah tangga biasanya disikapi dengan dua cara, disave atau didelete. Itupun yg didelete suatu waktu masih bisa direstore dari recycle bin. Sementara suami lebih cenderung delete dan install ulang.

Namun, dibalik itu, sekuat apapun suami, se-superior apapun bapak, gak akan ada apa-apanya tanpa emak.
Suami boleh mencari nafkah atau mencari solusi segala macam permasalahan, tapi kadang untuk mencari letak pakean dalam saja butuh bantuan istri.
Oleh karena itu, buat para suami, sayangilah mereka. Eeh, dia maksudnya. Kalo mereka kan kesannya jamak. Hehe…

#BuatLaki2YgMauMenikahiJanda

Janda adalah sebutan bagi mereka para wanita yang sebelumnya memiliki suami, kini tidak lagi memiliki suami. Pada saat ini, banyak kalangan pria yang masih muda dengan pekerjaan menjanjikan, menikahi seorang janda. Apakah hal tersebut salah ? Apakah anda pernah
melihat hal ini ? atau dalam waktu dekat anda lah yang akan menikahi janda ?.

Dalam perspektif yang positif, tidak ada salahnya anda menikahi seorang janda. Di sisi yang lain akan ada banyak sebenarnya kelebihan yang anda dapatkan dibandingkan menikahi seorang gadis. Sebelum melanjutkan, anda perlu menyimak beberapa keuntungan menikahi seorang janda :

Janda Memiliki Pengalaman Dalam Rumah Tangga

Dibalik kisah yang memiluhkan, ia adalah seorang wanita yang sebelumnya telah berumah tangga. Sedikit banyaknya, ia sangat mengerti keinginan dan kemauan suami. Seorang Janda, enggan mengulangi kesalahaan yang terjadi bersama suami sebelumnya. Walaupun tidak umum, namun tetap saja mereka memiliki pengalaman tersebut. Dan ini adalah keuntungan yang bisa anda dapatkan dibandingkan menikahi seorang gadis.

Lebih Berhati-Hati Dalam Bersikap

Rasa trauma gagalnya rumah tangga yang sebelumnya tentu pasti ada, dan membuat seorang janda akan lebih berhati-hati dalam bersikap. Ia tidak ingin mengulangi kesalahaan yang sama atau jatuh kedalam lubang yang sama. Ia akan memberikan rasa sayang yang lebih kepada anda, bahkan rasa sayang yang lebih baik daripada suami sebelumnya. Dan ini menjadi keuntungan bagi anda dibandingkan seorang gadis yang tidak pernah mengalami masalah rumah tangga sebelumnya dan cenderung lebih gegabah dalam bertindak.

Menatap Masa Depan Dengan Sebaik-Baiknya

Seorang janda memiliki pemikiran yang jauh kedepan. Hal ini merupakan dampak dari gagalnya hubungan yang sebelumnya. Ia akan rajin menabung untuk keluarga, dan akan baik dalam merawat anak-anak anda. Pastikan bahwa anda juga memberikan kebutuhannya. Berbeda dengan seorang gadis kebanyakan, yang biasanya menuntut banyak tetapi tidak memperhatikan kebutuhan suami.

Keuntungan atau kelebihan diatas sangat relatif. Apakah sosok janda yang akan anda nikahi benar-benar memiliki hati yang baik. Baik gadis maupun janda, sama saja bila mereka memiliki hati yang baik. Gadis atau janda sama-sama buruknya bila mereka memiliki hati yang buruk. Lantas, sebelum anda menikahi seorang janda, berarti anda sudah mengenal dengan baik bagaimana hati-nya. Selain itu ada baiknya anda memperhatikan beberapa hal dibawah ini.

1. Apakah Anda Serius ?
Tanyakan pada diri sendiri apakah anda benar-benar serius untuk membina hubungan rumah tangga yang baik. Ingat, menikah bukanlah untuk bermain-main. Banyak aspek yang harus difikirkan dalam menikah. Menikahi seorang janda adalah sebuah bentuk pilihan hidup. Apakah anda benar-benar menikahi seorang janda, kami kembalikan lagi kepada pribadi anda.

2. Apakah Anda Cinta atau Kasihan ?
Kasihan bukanlah bentuk cinta, tetapi cinta akan membuatmu bahagia. Menikah dengan orang yang kita cintai adalah salah satu tujuan kita semua. Kembali lagi tanyakan pada diri sendiri, apakah anda benar-benar mencintai sang janda ?.

3. Apakah Anda Bersiap Menerima Sangsi Sosial ?
Walaupun tidak ada salahnya menikahi seorang janda, namun tetap saja pandangan sosial yang kurang baik. Pastikan anda selalu terlihat percaya diri dan berfikir positif. Pastikan anda telah bersiap untuk segala resiko pandangan sosial yang akan anda terima.

4. Apakah Anda Menyayangi Anak-Anaknya ?
Jika janda yang anda ingin menikahi telah memiliki anak, apakah anda menyayangi anak-anaknya ?. Menyayangi anak-anaknya sama halnya akan memberikan berkah kepada anda. Mereka adalah anak-anak yatim yang tidak memiliki seorang Ayah. Menjadi seorang Ayah bagi mereka, maka berkah yang akan dapatkan sangat luar biasa. Apakah anda memandang ibu nya saja ? atau juga memandang anak-anaknya ?. Fikirkan dengan baik-baik.

Jika dari awal anda memiliki niat untuk bersama membesarkan anaknya, maka kebaikan dan rezeki yang berlimpah tentunya akan datang kepada anda. Jika dari awal anda tidak menyayangi anak-anaknya, sudah bisa ditebak bagaimana kehidupan rumah tangga anda nantinya. Ini adalah poin yang paling utama dalam menikahi seorang janda.

Selain itu yang harus anda perhatikan adalah apakah anda dapat berlaku adil untuk anak tiri dan anak kandung. Dalam beberapa kasus, banyak orang tua yang tidak bisa berlaku adil terhadap anak tiri dan anak kandungnya.

Salam Rahayu

Tag: