Menu

Spiritual dan Jiwa

11/04/2017 - Article Tentang Kehidupan
Spiritual dan Jiwa

Manusia dan Jiwa

“Seekor ular memasuki gudang tempat kerja seorang tukang kayu di malam hari. Kebiasaan si tukang kayu adalah membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan & tidak merapikannya.

Nah ketika ular itu masuk kesana, secara kebetulan ia merayap di atas gergaji. Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka. Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya. Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali. Serangan yang bertubi-tubi menyebabkan luka parah di bagian mulutnya.

Marah & putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya utk mengalahkan musuhnya. Ia pun lalu membelit kuat gergaji itu. Belitan yang menyebabkan tubuhnya terluka amat parah, akhirnya ia pun mati binasa..”

Dulur…..
Kadangkala di saat marah, kita ingin melukai orang lain. Setelah semua berlalu, kita baru menyadari bahwa yang terluka sebenarnya adalah diri kita sendiri…

Banyaknya perkataan yang terucap & tindakan yang dilakukan saat amarah menguasai, sebanyak itu pula kita melukai diri kita sendiri…

_”Tidak ada musuh yang tidak dapat di taklukkan oleh cinta kasih._

_Tidak ada penyakit yang tidak dapat di sembuhkan oleh kasih sayang._

_Tidak ada permusuhan yang tidak dapat dimaafkan oleh ketulusan._

_Tidak ada kesulitan yang tidak dapat dipecahkan oleh ketekunan._

_Tidak ada batu keras yang tidak dapat di pecahkan oleh kesabaran..”_

Semua itu haruslah berasal dari diri kita.
Ketahuilah Dendam benci/curiga/pikiran negative, apapun itu, ia sebenarnya bagaikan;

_”ular yang membelit gergaji…”_

yang telah ribuan kali muncul dalam pikiran kita menusuk dan membakar bathin kita sendiri.

Latihlah setiap saat utk mengendalikan diri, memaafkan dgn tulus, mampu dgn cepat melepaskan dan membuang sampah pengotor bathin dan pikiran kita.

Salam Rahayu,