Menu

Khodam

19/03/2017 - Jasa Paranormal
Khodam

Khodam

_________________________

Ada pertanyaan dr sahabat saya:

Mlm mas, aku mau tanya, cara kerjanya khodam itu gimana sih?

Kenapa? (saya nanya)

Tau, aneh aja mas, ada dukun yg di gandrungi banyak pelanggan, banyak klaen yg datang, pengakuan plus semua, tapi aku liat tu dukunya orangya agak sombong, dukunnya Sakti, apa suka khodam positif sama orang sombong gitu, atau malah setan isinya

Jawab:

Misal khodam unt pengasihan jika jalanya baek/bener maka khadam bantu dlm menguatkan aura keeper/pemilik khodam, yg tdnya eneg ngeliat keeper, skrg jd suka, klo utk pelet, yg target tdnya ndak ada rasa, dbangkitkan rasanya, jd suka, berwibawa dkk

Bisikan utk fungsi2 tertentu

Misal proteksi, mau ada kejadian tabrakan, hati mrasa ndak enak, ada muncul dpikiran klo jangan lewat situ, dll

Lha masak klo pengasihan trus muncul bisikan,”eh cewe itu bisa dpake, deketin sana gih….

Yg ada malah gila keepernya….

Tp kalo black magic cara kerjanya itu langsung buat target linglung, smua rasa dtutup dan pikiran yg dpengaruhi

Tp sbnrnya logika msh bs jalan

Kelebihan yg dtawarkan blekmajik adalah:

Instan, Super instan malah 🙂

Jd efisien dgn sgl cara.

Sudah jadi kodrat bahwa yg menyimpang itu lbh cepet

Korupsi = cepet kaya

Jual diri = cepet dpt duit

Nyuri = cepet dpt barang yg diinginkan

Intinya sifat dasar manusia

Menginginkan segala sesuatu tanpa dsertai dgn ikhtiar dhahir / usaha nyata tlebih dahulu

Nyontek ujian = g blajar dpt nilai bagus

Yg perlu diingat bahwa,manusia di dunia ini jg bagian dr alam semesta

Penuh dgn keseimbangan

Ketika ada sesuatu yg ndak seimbang,alam akan menyeimbangkan dgn “caranya”

Orang makan itu juga harus buang air besar

Sama halnya dgn sedekah

Adalah suatu penyeimbang

Analoginya:

Manusia “makan” terus

G pernah “beabe”

Perutnya apa g meledak?

Ketika sudah penuh, alam akan menyeimbangkan dgn caranya sendiri

Mules2, dibuat muntaber, dibuat mencret2

Supaya apa?

Supaya seimbang

Ketika kita menerima “rejeki” sudah selayaknya kita “mengeluarkan” yang memang harus dikeluarkan

Ketika kita terima rejeki terus,tanpa pernah mengeluarkan, alam akan menyeimbangkan dengan “caranya”

Semua tatanan alam semesta sudah diatur sedemikian rapi dan tertata oleh Allah, manusiane aja seng sableng/g waras

Mau dapet duit gampang? sak gabyuk/se gunung? cepet? instan? Jin-nya Tanya “apa yg kamu bs berikan buat aq???”

Harga termahal dr manusia

Mengingkari penciptanya dan menjual “diri”nya utk selain Allah

Hilangkan hambatan diri temukan jtidiri… tanpa terkengkang oleh rival sejati yaitu diri sendiri… krn dah byk yg terkotak2kan oleh paradikma pembelajaran di lingk skitar kita… Dan… selebihnya kebenaran tetep mutlak milik Allah… smoga keberkhan dalam damai menyertai dan mengisi kekosongn jiwa dan hati ini dalam wujud “khalifah”

————-

PENUTUP

————-

SIKAP atau PERILAKU yang INDAH (atau membawa sifat keindahan) sesungguhnya adalah sebentuk DOA atau CARA MENYEMBAH yang LEBIH DALAM.

Demikianlah ketika JIWA DALAM GENGGAMAN Tuhannya … Maka diri pun menjadi PELAKSANA atau sebagai kendaraan/sarana untuk mengaplikasikan sifat-sifat-NYA.

Dan adakalanya DOA/BERDOA atau MENYEMBAH menjadi jauh lebih dalam dilakukan ketika diri di KEDALAMAN KEHENINGAN … Yaitu TANPA permintaan, TANPA keinginan, dan TANPA suara.

HATI TANPA SUARA itu lebih dalam daripada SUARA TANPA HATI.

Ketika kita lebih menyukai kedalaman, maka suara tidak lagi banyak diperlukan.

Sesungguhnya, kita (dan juga alam semesta) hanya memerlukan lebih banyak hati yang indah dibandingkan suara yang nyaring.

Oleh sebab itu, DOA/BERDOA atau MENYEMBAH tidak selalu harus bersuara.

————————————————————————————————————————–

Yaa ALLAH, yaa Tuhan kami, yang membaca ini

adalah sahabat-sahabat yang kami yang baik,

sholeh, kuat & sabar. Kepada-MU saya

memohon : perlindungan serta kasih-sayang-

MU untuk mereka, agar tertolong dalam

meningkatkan kehidupannya, mudah rejekinya

& sehat badannya. Jika mereka melangkah,

biarlah keselamatan & perlindungan-MU,

memudahkan langkahnya, karena saya menyayangi mereka.

Aamiin.


Gus Mul